-->

Cara Tepat dan Benar Mengatasi Komputer Lemot - Basic Komputer

Advertisement
Daftar Isi
    Di bawah ini adalah langkah-langkah untuk pengguna Microsoft Windows yang dapat membantu mempercepat komputer atau setidaknya menentukan mengapa komputer lemot.

    Cara Tepat dan Benar Mengatasi Komputer Lemot - Basic Komputer
    Komputer

    Reboot

    Jika komputer Anda belum di restart, pastikan untuk reboot sebelum mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

    Background program

    Salah satu alasan paling yang membuat komputer yang lemot adalah program yang berjalan di background. Hapus atau nonaktifkan TSR dan startup program yang secara otomatis memulai setiap kali komputer melakukan booting.

    Tip

    Untuk melihat program apa yang berjalan di background dan berapa banyak memori dan CPU yang mereka gunakan, buka Task Manager. Jika Anda menjalankan Windows 7 keatas, jalankan Resmon untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana sumber daya komputer Anda digunakan.

    Jika Anda memiliki antivirus di komputer, anti spyware, atau tools keamanan lain, pastikan proses scanning komputer Anda tidak dilakukan di background. Jika pemindaian sedang berlangsung, itu akan mengurangi kinerja keseluruhan komputer Anda. Jika ini masalahnya, biarkan pemindaian selesai, dan kinerja komputer akan meningkat.

    Hapus file temp

    Saat komputer menjalankan program, file sementara disimpan di hard drive. Menghapus file temp ini dapat membantu meningkatkan kinerja komputer.

    Pertama, kami sarankan untuk menggunakan tools Disk Cleaner Windows untuk menghapus file temporary dan file lain yang tidak lagi diperlukan komputer.

    Temporary Folder

    Sayangnya, Disk Cleaning mungkin tidak menghapus setiap file di direktori temp. Karena itu, kami juga menyarankan untuk menghapus file temporary secara manual. Untuk melakukan nya, buka menu Start dan ketik %temp% di kolom Pencarian. Di Windows XP dan sebelumnya, klik opsi Run di menu Start dan masukkan %temp% di kolom Run. Tekan Enter dan folder Temp akan terbuka. Anda dapat menghapus semua file yang ditemukan di folder ini dan, jika ada file yang digunakan dan tidak dapat dihapus, lewati saja.

    Hard Disk Penuh

    Pastikan setidaknya ada 200-500MB ruang hard drive kosong. Ruang yang tersedia ini memungkinkan komputer memiliki ruang untuk file swap juga besar, juga ruang untuk file temporary.

    Hard drive rusak atau terfragmentasi

        Jalankan ScanDisk, buka cmd kemudian ketik chkdsk dan enter, atau sesuatu yang setara untuk memverifikasi tidak ada yang masalah pada hard drive komputer. Jalankan Defragment untuk membantu memastikan bahwa data diatur dalam urutan sebaik mungkin. Bila perlu gunakan software lain untuk menguji hard drive apabila ada masalah.

    Scan virus

    Jika komputer Anda terinfeksi virus, komputer dapat berjalan lebih lambat. Oleh karena itu, install antivirus, dan update secara berkala program antivirus anda dan apabila memungkinkan set jadwal scan otomatis agar antivirus secara teratur dapat melakukan pemindaian dan menghapus virus di komputer anda apabila ditemukan. Anti virus juga bisa melindungi komputer anda secara realtime, oleh karena itu kami sarankan untuk menginstall antivirus di komputer anda.

    Scan malware

    Saat ini, spyware dan malware lainnya merupakan penyebab besar banyak masalah komputer, termasuk kinerja membuat komputer menjadi lemot. Sekalipun pemindai antivirus diinstal pada komputer, kami juga merekomendasikan menginstall software anti malware. Install Malwarebytes gratis untuk melindungi komputer Anda dari malware.

    Hardware Konflik

    Pastikan Device Manager tidak memiliki konflik. Jika ada, selesaikan masalah konflik di device manager dengan cara uninstall salah satu driver atau update driver anda karena bisa menyebabkan masalah Komputer lemot.

    Update Windows

        Pastikan Anda telah menginstal semua update Windows terbaru.  Jika Anda berada di Internet saat komputer Anda lemot, update juga semua plugin yang terinstall di browser anda.

    Update driver Anda

    Pastikan Anda memiliki driver terbaru untuk setiap hardware di komputer Anda, terutama driver video terbaru. Memiliki driver yang outdated dapat menyebabkan beragam masalah, termasuk kinerja komputer menjadi lemot.

    Restart komputer

    Setelah melakukan perubahan di atas, pastikan untuk me-reboot mesin Anda.

    Run Registry Cleaner

    Kami biasanya tidak merekomendasikan Registry Cleaner karena bisa menyebabkan beberapa software menjadi tidak bekerja jika anda menghapus item registry yang salah. Namun, jika Anda mengikuti semua langkah di atas dan komputer Anda masih lemot, coba jalankan software Registry Cleaner di komputer.

    Upgrade Memory

    Memori komputer atau RAM Jika Anda telah lebih dari dua tahun, Anda mungkin perlu lebih banyak memori. Hari ini, kami menyarankan komputer memiliki memori minimal 2 GB (RAM) untuk sistem 32-bit dan 4 GB untuk sistem 64-bit. Dengan memiliki cukup memori untuk menjalankan program, komputer Anda tidak perlu menukar informasi yang tersimpan dalam memori ke file swap. Jika lampu hard drive terus-menerus aktif, ini bisa menjadi indikasi komputer sering bertukar informasi antara memori Anda dan hard drive.

    Update hard drive

    Salah satu hambatan terbesar komputer adalah hard disk. Ganti Hard disk lama anda ke Solid State Drive (SSD) akan secara drastis meningkatkan kinerja komputer.

    Komputer atau Prosesor Panas

    Pastikan temperatur komputer dan prosesor Anda tidak terlalu panas. Panas yang berlebihan dapat menyebabkan penurunan kinerja komputer karena sebagian besar sistem operasi secara otomatis mengurangi kecepatan prosesor untuk membantu menangani masalah yang terkait dengan panas.

    Debu, kotoran, dan rambut juga dapat menghambat aliran udara di dalam komputer Anda, yang dapat menyebabkan komputer terlalu panas (overheat). Pastikan casing komputer Anda bersih, dan kipas bekerja dengan baik.

    Menambah atau Meningkatkan Kecepatan Prosesor

    Meningkatkan kecepatan prosesor, atau CPU, dapat membantu meningkatkan kinerja komputer Anda. Ada dua opsi untuk meningkatkan kecepatan prosesor: overclocking atau upgrade prosesor lama ke prosesor baru.

    Overclocking berarti meningkatkan kecepatan di luar kecematan yang direkomendasikan oleh pabrikan prosesor. Meskipun overclocking dapat meningkatkan kecepatan prosesor, peningkatannya sering kali tidak terlalu signifikan, hanya menghasilkan peningkatan kecepatan 10% atau 20% paling banyak. Selanjutnya, prosesor itu sendiri harus mampu di-overclock. Anda perlu menemukan spesifikasi untuk prosesor di komputer Anda untuk menentukan apakah dapat di-overclock. Prosesor yang di-overclock menghasilkan lebih banyak panas, sehingga membutuhkan pendingin dan kipas yang lebih kuat untuk mendinginkan prosesor.

    Alternatif yang lebih aman daripada overclocking adalah meningkatkan prosesor di komputer Anda. Anda perlu mendapatkan spesifikasi motherboard Anda untuk menentukan jenis prosesor yang cocok digunakan sesuai dengan tipe motherboard. Anda kemudian dapat menginstal prosesor baru sebagai pengganti prosesor yang ada.

    Install Ulang Windows

    Jika tidak ada solusi di atas yang menyelesaikan masalah Anda, opsi lain adalah menginstal ulang Windows atau menghapus semua file dan program pada komputer kemudian mulai lagi dari nol.

    Menghapus semua file lama dan menginstal ulang sistem operasi dapat meningkatkan kinerja komputer dengan menyingkirkan software dan  driver lama yang tidak dipakai. Menginstal Windows, software, dan driver terbaru membantu memverifikasi bahwa tidak ada masalah terkait software yang menyebabkan komputer Anda menjadi lambat.

    Hardware Issues

    Akhirnya, jika komputer Anda masih lambat setelah mencoba rekomendasi di atas, kemungkinan ada masalah terkait hardware yang lebih serius (mis. Komponen gagal). Contoh hardware yang bermasalah dapat mencakup hard drive, CPU, RAM, motherboard, atau komponen komputer lainnya.

    Komputer Tua

    Jika komputer Anda sudah berusia lebih dari lima tahun, tentu saja akan memiliki kinerja lebih lambat dibandingkan ketika masih baru. Ketika software baru yang lebih canggih dirilis, perangkat lunak dioptimalkan untuk berjalan lebih efisien pada tipe mesin komputer yang baru. Komputer lama tidak dapat menjalankan program baru ini juga, yang dapat menyebabkan komputer lambat. Selain itu, perangkat lunak baru cenderung lebih membutuhkan hardware yang lebih besar dibandingkan software lama, yang menjadi masalah ketika diinstall di komputer tua. Kami sarankan Anda mempertimbangkan untuk membeli komputer baru atau update hardware komputer Anda saat ini dengan hardware baru.
    Advertisement

    Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
    Tambah Pengetahuan
    Disqus Comments